06 Juni, 2011

SMANTRI vs FOURSMA (5)

“hai fa, kok baru pulang?” tanya Tania yang melihat Aufa yang berdiri di depan pintu kamar sambil melepas sepatunya. Tania yang sedang nonton di kamar memperhatikan sahabatnya itu.
“iya nih, tadi ada rapat osis bentar”. Jawab Aufa seadanya.
“osis? Hari pertama udah langsung rapat? Gila tu si Asta!”.
“Asta nggak gila tan, dia super duper gila! Mau banget ngasi setengah jabatannya ke gue. Anaknya baik banget.”
“hey Aufa!! Lo mengaguminya? Finally my best friend falling in love”.
“mulai deh lo ngomong yang nggak-nggak”.
“nggak apa fa, menurut gue kalian berdua cocok kok. Sama-sama ketos, berwibawa, ramah, cocok deh. Lagian baru sehari kenal aja kalian udah akrab banget gitu. Apalagi kalau sebulan kita disini. Bisa-bisa lo jadian fa!”.
“sumpah tan pemikiran lo jauh banget sih”.
“ya who knows? Kita liat aja nanti gimana endingnya”.
“udah ah tan, gue ngantuk cape banget”.
Aufa akhirnya tertidur meskipun tv di kamar itu menyala dengan kerasnya.
---
“aufaaa bangun woi, diluar ada Asta!”.
“bodo Tania, gue ngantuk”.
“yaudah gue jawab aja gitu ke astanya”.
“eeeh jangan!! Merusak citra gue aja lo!”. Akhirnya dengan malas-malasan Aufa bangun dan menemui Asta yang udah nangkring di lobi hotel. 

*bersambung..

Tidak ada komentar: